Puasa merupakan salah satu ibadah yang memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam. Ibadah ini tidak hanya dimaknai sebagai upaya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai bentuk ketaatan seorang hamba terhadap perintah Allah Swt. serta anjuran Rasulullah saw. Karena itu, puasa—baik wajib maupun sunnah—menjadi sarana untuk melatih kesabaran, pengendalian diri, dan meningkatkan ketakwaan.
Pada bulan Februari 2026, terdapat sejumlah puasa sunnah yang dapat dilaksanakan umat Islam, di antaranya puasa Senin-Kamis, puasa Ayyamul Bidh, dan puasa bulan Sya’ban.
Puasa Senin dan Kamis
Puasa Senin dan Kamis merupakan salah satu amalan sunnah yang rutin dilakukan Rasulullah saw. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Sayyidah Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwa Nabi Muhammad saw. senantiasa menjaga puasa pada dua hari tersebut.
“Rasulullah ﷺ selalu berpuasa pada hari Senin dan Kamis.”
(HR. Tirmidzi dan Ahmad)
Ustadz Muhammad Abror dalam artikelnya Tata Cara Puasa Senin-Kamis: Niat, Waktu, dan Keutamaannya yang dikutip dari NU Online menjelaskan bahwa salah satu keutamaan puasa Senin-Kamis adalah karena pada hari-hari tersebut amal perbuatan manusia dilaporkan kepada Allah Swt.
Rasulullah saw. bersabda:
“Amal-amal perbuatan manusia disampaikan pada hari Senin dan Kamis. Maka aku ingin amalku disampaikan dalam keadaan aku sedang berpuasa.”
(HR. Tirmidzi)
Selain itu, Rasulullah saw. juga menjelaskan bahwa pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Pada hari tersebut, Allah Swt. mengampuni dosa-dosa hamba-Nya, kecuali bagi mereka yang masih menyimpan permusuhan dan kebencian.
“Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis…”
(HR. Muslim No. 4652)
Khusus hari Senin, terdapat keutamaan tambahan karena hari tersebut merupakan hari kelahiran Rasulullah saw. sekaligus hari pertama beliau menerima wahyu.
Pada Februari 2026, puasa Senin dapat dilaksanakan mulai Senin, 2 Februari 2026, sedangkan puasa Kamis mulai Kamis, 5 Februari 2026.
Puasa Ayyamul Bidh
Puasa sunnah lain yang dianjurkan setiap bulan adalah puasa Ayyamul Bidh, yakni puasa yang dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah. Ayyamul Bidh berarti hari-hari cerah, karena pada malam-malam tersebut bulan bersinar terang.
Ustadz Ahmad Muntaha dalam artikelnya Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh: Hukum, Keutamaan, dan Niat menjelaskan bahwa puasa ini berstatus sunnah muakkadah. Hal ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra.:
“Rasulullah saw. sering berpuasa pada hari-hari yang malamnya cerah (ayyamul bidh), baik ketika berada di rumah maupun dalam perjalanan.”
(HR. an-Nasa’i)
Puasa Ayyamul Bidh memiliki keutamaan besar. Dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Dzar ra., Rasulullah saw. menyebutkan bahwa puasa tiga hari setiap bulan pahalanya setara dengan puasa sepanjang tahun. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam QS. al-An’am ayat 160 dan termaktub dalam kitab I’anatut Thalibin.
Pada Februari 2026, puasa Ayyamul Bidh dapat dilaksanakan pada Ahad hingga Selasa, 1–3 Februari 2026, yang bertepatan dengan 13–15 Sya’ban 1447 H.
Puasa Bulan Sya’ban
Puasa di bulan Sya’ban juga memiliki dasar yang kuat dalam sunnah Rasulullah saw. Sayyidah Aisyah ra. meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad saw. sering memperbanyak puasa di bulan tersebut, meskipun tidak selalu melakukannya secara penuh.
Namun, Ustadz Muhammad Abror menegaskan adanya ketentuan penting terkait puasa Sya’ban. Puasa sunnah di bulan ini tidak boleh dimulai setelah tanggal 15 Sya’ban, kecuali bagi mereka yang telah berpuasa sebelumnya.
“Apabila seseorang belum berpuasa hingga pertengahan Sya’ban, maka haram baginya memulai puasa pada tanggal 16 hingga akhir bulan Sya’ban,”
sebagaimana dijelaskan dalam artikel Tata Cara Puasa Sya’ban dan Keutamaannya.
Bulan Sya’ban 1447 H sendiri dimulai pada Selasa, 20 Januari 2026, sehingga puasa Sya’ban dapat dilaksanakan sejak awal bulan hingga maksimal tanggal 15.
Jadwal Puasa Sunnah Februari 2026
Berikut jadwal puasa sunnah yang dapat diamalkan umat Islam sepanjang Februari 2026:
- Ahad, 1 Februari 2026 / 13 Sya’ban 1447 H: Puasa Ayyamul Bidh
- Senin, 2 Februari 2026 / 14 Sya’ban 1447 H: Puasa Ayyamul Bidh dan Puasa Senin
- Selasa, 3 Februari 2026 / 15 Sya’ban 1447 H: Puasa Ayyamul Bidh
- Kamis, 5 Februari 2026 / 17 Sya’ban 1447 H: Puasa Kamis
- Senin, 9 Februari 2026 / 21 Sya’ban 1447 H: Puasa Senin
- Kamis, 12 Februari 2026 / 24 Sya’ban 1447 H: Puasa Kamis
- Senin, 16 Februari 2026 / 28 Sya’ban 1447 H: Puasa Senin
Sebagai catatan, puasa sunnah bulan Sya’ban dapat dilakukan di luar jadwal tersebut selama masih sebelum pertengahan bulan. Setelah itu, umat Islam akan bersiap menyambut bulan Ramadhan 1447 H, di mana puasa wajib dilaksanakan selama sebulan penuh.

